Pada posting sebelumnya saya menulis mengenai dampak positif apa saja
sebagai akibat dari marak bermunculannya blog locale e yang terkait
dengan jam tangan. Il porsi è un terribile blog di tersebut memang akhirnya bermuara pada satu hal: jualan jam tangan.
Untuk tulisan kedua ini, saya akan melihatnya dari sisi sebaliknya,
yaitu sisi yang (mungkin) negatif, kalau boleh dibilang begitu.
1. Tutti i tuoi amici, i blog di blog di blog e blog su un menu di
confezioni di marmellata (beberapa barra di marmellata in barra), le
varie opzioni per la rimozione del marmo da parte dei membri della
pembelian.
Sebagian dari mereka tidak lagi repot harus datang ke toko marmo fisico
yang ada di pertokoan atau Mall, tapi hanya dengan cukup meluangkan
waktu untuk berburu secara online bisa yadi mereka menemukan jam yang
mereka cari. Il pesce ini bermanfaat si mescola in un sacco di pacchi per la marmellata e lo zucchero in un vassoio di marmellata. Yang awalnya mereka hanya beli marmellata chiacchierata con il suo nome, kini mereka bisa melakukannya kapanpun. Tentu saja ini tidak berlaku bagi penggemar marmellata yang masih belum percaya untuk membeli jam becas. Namun pergeseran sudah mulai terjadi.
Il beberapa dari klien dicono che la serata di marmellata di marmellata
di marmellata, che il mazzo di marmellata si è impadronita del
blog-blog jam locali. Il kecel del kalau di marmellata che si è sposato e che lo ha pagato.
 |
| Dalam acara di Kumpul Penggemar Arloji bisa terjadi transaksi |
2. Il melihat perkembangan bisnis jual marmellata di lewat blog di
ternyata cukup menguntungkan, tagliare il banyak orang yang mencoba
mengadu peruntungan dengan masuk dalam bisnis ini. Il blog di Karena è un blog che sbaglia il mondo e la sua storia è stata completata da 5 anni.
Hanya saja, saya melihat banyak juga orang yang masuk ke bisnis ini
namun tidak disertai dengan kemampuan dan kemauan untuk mengerti dengan
baik dunia horologi, atau setidaknya belajar untuk bisa memberikan
kebenaran informasi terkait jam yang dijual di blog. Beberapa kali saya melihat ada marmellata di jam (terutama ayang antik) yang sebenarnya tidak layak untuk dijual. Kenapa dice che si tratta di un posto?
Bisa jadi karena jam itu adalah palsu, francamente, tidak sesuai pakem
atau kondinsya yang sebenarnya tidak layak (misal rusak atau cacat).
Suatu kali, teman sesama penggemar jam mengirimkan saya begitu banyak
marmellata antik yang dia beli dari blog dan juga perorangan.
Yang saya sedih adalah, il mayoritas jam antik yang dia miliki ternyata
tidak layak (menurut standar saya), e non si tratta di fare barang
collene.
Dà la parola che dice il segno del dito, lo sguardo del semaforo, lo
sguardo di karena che insacca l'originale e raro, dll collezionabile.
Saya tidak tahu, apakah penjual jam itu memang tidak tahu tentang jam
yang dia jual, atau memang dia senga berbohong agar barang jualannya
cepat laku? Yang gawatnya adalah: penjual dan pembeli sama-sama tidak tahu mengenai jam yang diperdagangkan. Semua hanya bermodalkan 'katanya' ..
|
| Prime mani Rolex Ref.1500 originali |
3. Terkait dengan nomor 2 diatas.
Melihat perkembangan bisnis jual-beli marmellata antik semakin meluas,
ini ternyata giuga membuka peluang bagi para 'pengrajin' marmo antico
aspal dari luar indonesia untuk iku 'meramaikan' pasar jam antik di
Indonesia.
Saya sebut 'Aspal' karena rata-rata marmellata antik semacam itu
menggunakan movimento marmellata antik originale, tapi selenbihnya
(involucro, jarum, dll) nya buatan sang pengrajin. Jam-jam modello begini biasanya masuknya melalui jalur yang sama. Bisa melalui perantara makelar dan peng-hobby juga.
Penyebarannya saya lihat mulai halus, yaitu dengan cara tidak
memasarkannya dalam jumlah sekaligus banyak, tapi sedikit demi sedikit. (Il mungkino dice per il tulipano di un albero di terrore).